. well, gara - gara sakit gigi yang melanda sekarang ini. gue jadi teringat, bulan November 2011 gue ngeluh sakit gigi. Gue yang jauh- jauh kuliah di Bogor akhirnya harus pulang ke Cilegon cuma buat berobat, disana gue ke salah satu rumah sakit langganan gue untuk diperiksa, ternyata setelah di telusuri disidik dan ditelaah iaaa emang gigi gue ada yang bolong, tapi kata dokter gue harus dirongent karena katanya gigi bungsu gue tumbuh.Dokter bilang "Dateng lagi yah minggu depan bawa Rongentnya"
gue dengan apik menjawab "Iya" dan seminggu kemudian gue pun kembali untuk membawa hasil rongent itu, kata dokter gue harus di Operasi. Mimpi apa gue semalem juga gak tau? ngeeek jleb
Sekedar info aja, gue takut amat teramat sama darah, kalau ngeliat darah pasti gue pingsan. Damn !
Alhasil gue dioper -oper kaya bola buat dirujuk ke dokter spesialis bedah mulut. setelah berkonstultasi ria dengan spesialis. gue diminta menyiapkan hati dan keberanian. gue diharuskan cek darah, cek penyakit dalam dan lain - lain karena gue menjalani operasi dengan bius total, iah ia lah 3 gigi yang diambil, mana kuat gue kalo gak dibius total? Gue takut banget kapan masa itu datang, ternyata terhampbat oleh UAS hahhaha.... gue bisa berlega ria. tapi setelah UAS selesai dan dimulailah bulan Januari tanggal 24 tahun 2012 gue diminta untuk menjalankan operasi disaat gue liburan semester. Di kota kelahiran gue lah dan dirunah sakit gue dilahirinlah gu menjalani operasi itu. tanggal 23 nya gue di inepin semalem. takud banget gue, paginya gue dilkasih nasi tim pake ayam. Bonyok gue juga nemenin, jam 2 siang lah gue harus masuk ke ruang operasi. dipikaran gue ruang itu sungguh amat teramat menyeramkan. sekitar jam 11an suster dateng
"Di pasang infusan dulu yaa?"
"Kok dipasang sih sus? kan nanti."
sepontan gue pasrahkan tanggan kiri gue untuk dipasang infusan, gue merengek ke mama
"mama takud"
akhirnya suster memasukan jarum ke tangan gue, dan damn. gue nangis. rasanya kaya digigit semut sebesar kecoa dan gue gag bisa garuk bekas gigitannya. ditambah ada percikan darah keluar, gue tambah lemes untung gak pingsan. Itu baru jarumnya doang yang nancep di tangan gue infusannya mah belom. akhirnya dan akhirnya -,- jam 2 datang. suster datang ke kamar dan bilang, operasi sebentar lagi dimulai. dan gue dibawa pake kursi roda ke ruang operasi. baru masuk lorongnya ajah dingin banget... gue dengan polos bertanya di kursi roda.
"sus, sakit ya?"
"tenang aja, banyak dokter kok. gak usah takut ya."
akhirnya gue masuk ke dalam suatu ruangan.........
continue Operasi gigi bungsu


0 komentar:
Posting Komentar